Diberdayakan oleh Blogger.

MANCING TAWES DI KALIMALANG BEKASI

>> Kamis, 29 Desember 2011


Salah satu penghuni kalimalang di bekasi adalah ikan tawes. Selain nileum dan keting, ikan tawes paling banyak kita temui di kalimalang. Kondisi air yang sangat terjaga dan tidak terkena limbah membuat ikan-ikan ini tumbuh subur di alamnya.
Mancing tawes di kalimalang sebaiknya dengan cara mancing dasar. Karena memang arus di kalimalang juga cukup deras dan tidak memungkinkan kita untuk mancing dengan menggunakan pelampung. Pada saat musim hujan mulai tiba, kita bisa melihat banyak pemancing yang mulai berburu tawes di kalimalang. Bahkan di malam hari pun saya masih melihat ada yang mancing di sepanjang kalimalang di kota bekasi. Saya tertarik juga dan penasaran sebenarnya seperti apa sensasi mancing tawes di sini.
Akhirnya saya dan teman memutuskan untuk mencoba spot mancing di kalimalang. Saya mencoba mancing di daerah pertemuan antara kalimalang dengan sungai citarum di daerah karawang. Di sini saya mencoba mancing dengan umpan ganggang. Arusnya cukup deras karena air dari kalimalang yang terpotong sungai citarum di aliri lewat pipa untuk menyebrangi sungai citarum. Saya menggunakan pelampung dengan tujuan agar ganggang tersebut tetap berada di permukaan dan menjadi santapan ikan-ikan tawes yang suka bermain di air deras. Di kalimalang memang banyak sekali tumbuh ganggang-ganggang liar yang sangat di gemari oleh ikan tawes. Dan trik saya yang satu inipun berhasil mendapatkan ikan tawes dengan ukuran yang besar.
Yang kedua saya menggunakan cacing sebagai umpan. Caranya adalah dengan menggunakan senar yang dililit atau gunakan kawat kecil dengan di berikan lubang pada bagian ujungnya. Tujuanya adalah untuk memudahkan memasukan cacing ke mata kail hingga ke senar. Masukan senar atau kawat yang sudah dililit tadi ke badan cacing dari kepala hingga ke ekor. Lalu kaitkan mata kail ke lubang pada bagian ujung senar atau kawat yang sudah kita siapkan tadi lalu pindahkan cacing tersebut ke mata kail hingga ke senar. Dengan umpan cacing ini biasanya lebih di sukai oleh ikan keting. Atau tawes dengan ukuran lebih kecil di bandingkan dengan umpan ganggang yang hanya di sukai oleh ikan tawes dengan ukuran yang lebih besar. Harus di perhatikan juga ukuran kail yang kita gunakan jangan terlalu besar. Tujuanya adalah untuk memudahkan memindahkan cacing dari kawat ke mata kail.
Yang ketiga saya menggunakan umpan campuran mie instant dengan telur. Tawes juga menyukai umpan jenis ini. Sama dengan menggunakan cacing, sebaiknya gunakan mata kail yang berukuran kecil. Karena kita mancing di arus deras, sebaiknya gunakan trik agar umpan mie instant kita tidak mudah rontok terbawa arus. Setting pancing dengan empat mata kail sejajar lalu gunakan fiber glass di atasnya sebagai penutup umpan agar umpan tidak terbawa arus. Jadi ke empat umpan kita tadi semuanya berada di bawah fiber glass tersebut dan letaknya berdampingan antara yang satu dengan yang lainya. Cara yang kedua dan ketiga ini berbeda dengan yang pertama. Kalau yang pertama kita gunakan pelampung agar umpan tetap berada di permukaan. Sedangkan cara yang kedua dan ketiga ini kita mancing dengan cara mancing dasar.(Gbr. di ambil dr google)

1 komentar:

Unknown 18 Januari 2018 14.03  

Lebih baggus pakai udang kang kalo di situ

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP